Jakarta, NU Online
Setelah sempat terhenti sejak tahun 2002, para anggota DPR kembali menggelar ruwatan dalam rangka HUT RI yang ke-60 sekaligus demi keselamatan bangsa. Ruwatan ini dirangkaikan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta (28/8).
Lebih dari setengah anggota DPR dan DPD hadir dalam acara tersebut. Selain pimpinan DPR, turut hadir mantan Presiden Abdurahman Wahid.
“Acara ini untuk keselamatan dan keutuhan bangsa, bukan meruwat pimpinan DPR,” Ketua DPR Agung Laksono.
<>Semula, Agung menolak dikatakan tengah melakukan ruwatan. Dirinya tengah menonton pagelaran wayang kulit dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-60 Kemerdekaan Indonesia dan DPR RI. Namun ketika acara dimulai, Agung bersama Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno dan Muhaimin Iskandar serta Sekretaris Jenderal DPR Fasal Djamal tampak mengikuti ritual ruwatan yang dipimpin dalang ruwat Ki Tristuti.
Acara tersebut digelar dengan sederhana, namun kesan kekeluargaan sangat terlihat. Dengan serius, para anggota DPR mengikuti ritual ruwatan, walaupun sesekali diselingi senda gurau.
Gus Dur pada kesempatan itu hanya berujar bahwa tradisi yang baik seperti ini harus diperbanyak, apalagi dilaksanakan dengan tujuan bagi bangsa ini.
Menurut Soetardjo, selaku ketua panitia, ruwatan ini adalah hajat rutin yang dilakukan DPR setiap tahun. Kegiatan kali ini adalah ruwatan ke-32.(L6/Die)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui Kurban
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua