Dubes Singapura Belajar Perpaduan Pendidikan Pesantren-Umum
NU Online · Kamis, 15 Mei 2008 | 21:32 WIB
Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Ashok Mir Puri, berkunjung ke Sekolah Menengah Umum (SMU) Khadijah, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/5) lalu. Kunjungannya dilakukan untuk belajar dan mengetahui sistem pendidikan perpaduan antara pendidikan pendidikan di pesantren putri NU dengan pendidikan umum.
Dalam kunjungan ke sekolah berstandar internasional yang dikelola Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) itu, Ashok didampingi Sekretaris Dubes Singapura, Jonathan Han Yin Cho.<>
Ashok menyatakan, pihaknya siap memfasilitasi SMU Khadijah jika ingin menjalin kerja sama lebih jauh dengan lembaga pendidikan di Singapura. “Jika ingin menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan di Singapura, kami akan menfasilitasi dalam berbagai bentuk kerja samanya,” ujarnya.
Menurut Ashok, pihaknya akan mempersiapkan program beasiswa pendidikan gratis bagi siswa lulusan SMA Khadijah ke perguruan tinggi di Singapura melalui tes khusus. Di antaranya, tes Matematika, Bahasa Inggris dan sains.
Kepala Sekolah SMU Khadijah, Suwito, mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memikirkan program-program yang nantinya akan bekerja sama dengan Singapura. Seperti halnya program pertukaran pelajar dan guru.
”Saat ini, kita akan terus menjalin komunikasi dengan lebih rinci. Harapan kami apa yang disampaikan Ashok bisa secepatnya terwujud,” terang Suwito.
Direktur bidang pendidikan Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah, Surahmat mengungkapkan, kedatangan Dubes Singapura ke SMA Khadijah menjadi bukti bahwa SMA Khadijah dengan status rintisan sekolah berstandar internasional kini sudah dikenal masyarakat luar negeri. (dtm)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua