Guru Madrasah di Jatim Dilatih Aplikasi Software Alat Bantu Ajar
NU Online · Senin, 17 Maret 2008 | 12:43 WIB
Sejumlah guru madrasah aliyah di Jawa Timur akan dilatih untuk mengaplikasikan perangkat lunak (software) alat bantu ajar. Hal itu dilakukan untuk membantu para guru madrasah tersebut agar lebih menguasai mata pelajaran yang diajarkan.
Kegiatan yang diprakarsai mantan Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Japan (baca: Jepang), Agus Zainal Arifin, itu akan diselenggarakan di Surabaya, pada Sabtu (22/3) mendatang. Pesertanya merupakan para guru perwakilan sejumlah madrasah aliyah di Surabaya, Lamongan dan Sidoarjo.<>
Agus mengatakan, kegiatan itu dilatarbelakangi kondisi madrasah-madrasah yang pada umumnya cukup memprihatinkan. Menurut dia, kurangnya dana yang dimiliki, menyebabkan fasilitas penunjang pendidikannya menjadi terbatas.
“Untuk mengatasi semuanya, kita tidak dapat menerapkan ‘obat segala penyakit’ sekaligus. Namun, perlu program secara bertahap dan terencana,” katanya di Surabaya, melalui surat elektronik yang diterima NU Online, Senin (17/3).
Materi yang disampaikan pada pelatihan itu, terang Agus, meliputi penguasaan terhadap mereka alat bantu ajar, baik berupa alat peraga maupun software simulator yang sesuai. “Ratusan software telah berhasil kita kumpulkan,” pungkasnya.
Agus membuka kesempatan bagi pengurus cabang lain di Indonesia untuk kegiatan serupa. “Silakan membentuk dulu panitia lokal dan membuat rencana bersama PCNU Lembaga Pendidikan Ma'arif NU setempat. Kita harus optimis, pendidikan di madrasah NU, dengan izin Allah akan bisa berkembang pesat,” tandasnya. (rif)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
3
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
4
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
5
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua