Mantan Presiden Republik Indonesia keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berpendapat, Islam tidak dapat sama sekali dipisahkan dari politik. Bagaimana pun juga Islam tetap membutuhkan politik untuk tetap eksis dan menyumbangkan kemajuan dan keteraturan bagi umat manusia di dunia.
Pendapat ini disampaikan Gus Dur ketika mengisi pengajian rutin di Pesantren Ciganjur, Komplek Wahid Hasyim Jl. Warung Silah Jakarta Selatan, Sabtu (16/5). Menurutnya, Islam bahkan diperlukan oleh politik untuk mengerem moral para politisi.<>
"Kita tahu, para politisi semuanya bajingan. Nah, Islam justru berfungsi untuk membentuk akhlakul karimah (moral yang baik) agar mereka tidak terlalu mementingkan diri sendiri," kata Gus Dur dalam pengajian yang di gelar di Masjid Al-Munawwaroh ini.
Lebih lanjut Gus Dur menyatakan, Mestinya umat Islam dapat bekerja sama dengan baik agar kepentingan dakwah dan duniawi mereka dapat terwujud dengan selaras. Umat Islam tidak dapat berharap sepenuhnya dari para politisi.
"Jika mengandalkan politisi untuk mencapai tujuan terciptanya masyarakat Islam, maka sama saja dengan menunggu sebuah kebohongan menjadi kebenaran," tandas Gus Gus Dur. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua