Gus Dur Kecam Pendemo Menolak Bush Atasnamakan Umat Islam
NU Online · Rabu, 15 November 2006 | 05:43 WIB
Jayapura, NU Online
Mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan, dalam melakukan aksi penolakan terhadap rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush ke Indonesia, para pendemo tak bisa melakukannya dengan mengatasnamakan umat Islam.
“Mereka berani mengatasnamakan kaum muslim, padahal mayoritas Islam tak apa-apa,” kata Gus Dur di Jayapura, Selasa (14/11), menanggapi aksi demo yang mengatasnamakan umat muslim sehubungan rencana kunjungan Presiden AS, George W Bush ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Nopember mendatang di Istana Bogor.
<>Mantan Presiden RI itu juga menegaskan, bertemu dengan Bush adalah hak prerogratif presiden. Termasuk hak untuk mengundang siapa saja ke Indonesia, termasuk Presiden AS, katanya. “Secara konstitusional Presiden punya hak prerogratif,” tambah Gus Dur.
Gus Dur yang didampingi putrinya, Yenny Abdurrahman Wahid, berkunjung ke Jayapura atas undangan Dewan Adat Papua (DAP) untuk menerima penganugerahan penghargaan masyarakat adat Papua berupa plakat.
Selain menerima penghargaan tersebut, Gus Dur juga melakukan ziarah ke makam tokoh Theys Eluay dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh agama bertempat di kediaman Wakil Ketua Sinode GKI Papua, Pdt Ny Yemima Krey dan Wakil Uskup Jayapura Pastor Yan You Pr. (ant/rif)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua