Mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengaku lega atas keberhasilan polisi menembak mati gembong teroris asal Malaysia Noordi M. Top. Namun, ia meminta polisi tetap waspada.
"Ya saya lega. Tapi polisi harus tetap waspada dan lebih tanggap lagi. Jangan bohong lagi," kata Gus Dur di Jakarta, Sabtu (19/9).<>
Menurut Gus Dur, akar terorisme masih subur di Indonesia. Polisi diminta tetap meningkatkan kinerjanya dalam pemantauan ancaman teror dan selalu bertindak profesional.
"Polri supaya tetap bertindak profesional. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Ini belum selesai mas. Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan karena akarnya belum tercerabut," kata Gus Dur.
Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang fatwa KH Ma’ruf Amin juga mengingatkan hal yang sama. Ideologi radikal masih perlu diwaspadai karena bersifat global. Ideologi ini, kata Ma'ruf Amin, tidak berasal dari Indonesia.
Pihak kepolisian sendiri telah memastikan jenazah yang ditemukan di Solo adalah Noordin M Top berdasarkan hasil tes sidik jari, dan tes DNA. (sam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua