Jakarta, NU Online
Ketua Umum Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yakin kalau di partainya telah terjadi korupsi. Oleh karena itu, sebagai wujud komitmen terhadap pemberantasan korupsi, Gus Dur akan membawa kasus korupsi itu dalam rapat Dewan Syuro.
"Iya, saya tahu persis. Jadi tidak usah diperpanjang. Itu kesimpulan saya begitu. Saya sendiri paling dulu berdoa supaya tidak terjadi," ungkap Gus Dur kepada wartawan di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2).
<>Namun demikian, soal kapan kasus tersebut akan dibahas dalam rapat Dewan Syuro, Gus Dur enggan menjawab. "Nantilah. Rapatnya saja belum. Tapi yang jelas akan diajukan dalam rapat," tegasnya.
Saat disinggung perihal ketidaktahuan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar akan kasus tersebut, Gus Dur kembali menegaskan bahwa dirinya mengetahui persis kasus tersebut. "Boleh saja temuan saya dengan temuan Pak Muhaimin berbeda. Tapi saya tahu persis kok," tandasnya.
Ketegasan Gus Dur soal kasus korupsi itu merupakan bagian dari komitmennya untuk memberantas korupsi, sekalipun hal itu terjadi di tubuh partai yang ia besarkan. Gus Dur menegaskan bahwa PKB sendiri harus jujur mengakui jika dugaan korupsi itu benar adanya. Hal itu, imbuh Gus Dur, harus dilakukan agar dapat membersihkan orang lain yang tidak jujur.
"Bagaimana mau membersihkan orang lain yang tidak jujur kalau kita sendiri tidak jujur," tegas Gus Dur. (rif)
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua