Gus Mus Tampil pada Peringatan Maulid Nabi di Pekalongan, Malam Ini
NU Online · Sabtu, 5 April 2008 | 00:27 WIB
Budayawan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) akan tampil pada peringatan Maulid Nabi yang digelar di Masjid Syuhada', Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (5/4) malam ini. Gus Mus yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan tampil satu panggung bersama Penyair Taufiq Ismail dan Sub'ah Asa.
Gus Mus yang terkenal dengan Puisi Balsem-nya dipastikan akan tampil maksimal pada acara yang juga digelar untuk memperingati hari jadi ke-102 Kota Pekalongan itu. Ia pun sudah menciptakan puisi khusus untuk Kota Pekalongan. Demikian pula Taufiq Ismail yang merupakan putra Pekalongan.<>
H Zainal Muhibbin, Ketua Seksi Hubungan Masyarakat Panitia Pelaksana kegiatan tersebut, mengatakan, peringatan Maulid Nabi kali ini akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, acara tersebut juga bakal dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Kita mengundang seniman muslim bukan untuk memberikan tausyiah atau ceramah, melainkan untuk memberikan hiburan dakwah melalui puisi yang mereka ciptakan. Kehadirannya dijamin akan mampu menyedot ribuan pengunjung dari wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya, ujar Muhibbin seperti dilaporkan Kontributor NU Online di Pekalongan, Abdul Muiz.
Kemeriahan peringatan hari lahir Rasulullah itu mulai terasa. Pantauan NU Online, sejumlah hotel dan tempat penginapan lainnya pada Jumat (4/4) kemarin, sudah banyak dipesan. Para calon pengunjung yang berasal dari luar kota sudah memesan kamar hotel yang dekat dengan tempat digelarnya acara.
Berbagai persiapan yang dilakukan panitia telah mendekati selesai, hanya ada beberapa pekerjaan yang tinggal penyelesaian akhir, seperti pembagian kartu tanda peserta dan panitia, penataan tempat dan susunan acara. Acara penunjang, seperti Nikah Maulid, Pawai Panjang Jimat dan pementasan musik gambus/samer, tinggal pelaksanaan saja. (rif)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua