Habib Luthfi Imbau Masyarakat Tidak Lakukan Takbir Keliling
NU Online · Rabu, 4 Oktober 2006 | 02:03 WIB
Pekalongan, NU Online
Rais 'Aam Jam'iyyah Ahlutthoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah (organisasi tarekat-tarekat yang diakui NU: Red) Habib Luthfi bin Ali Yahya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling di jalan-jalan pada Lebaran mendatang. Kegiatan takbir keliling yang dilakukan masyarakat saat menyambut malam Lebaran itu dinilai lebih banyak segi negatifnya.
"Sebab kegiatan itu bisa mengganggu ketertiban umum. Kami berharap kegiatan takbir lebih baik diselenggarakan di masjid atau mushalla," kata Habib Luthfi di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu, (4/10).
<>Habib Luthfi juga mengajak pada umat Islam agar lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan melakukan puasa, memperbanyak sedekah, tadarus, menjalin ukhuwah dan silaturahmi, serta kegiatan positif lainnya.
Guna mendukung terciptanya suasana daerah yang lebih positif, tokoh utama tarekat-tarekat di Indonesia yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa tengah itu meminta ulama dan pejabat untuk lebih meningkatkan kerja sama dalam upaya membina umat.
Ia berharap, para penjual makanan mempunyai kesadaran untuk tidak mengganggu orang yang sedang berpuasa, sedangkan bagi yang tidak berpuasa untuk menghormati dengan tidak makan, minum, dan merokok di tempat umum pada siang hari.
"Tempat-tempat umum yang menjurus pada kemaksiatan untuk tidak membuka usahanya," kata Habib Luthfi. (han/ant)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua