Hampir Seabad Bersitegang, Turki-Armenia Damai
NU Online · Sabtu, 10 Oktober 2009 | 22:32 WIB
Setelah lebih dari seabad terlibat dalam hubungan yang tegang, Turki dan Armenia dijadwalkan menandatangani perjanjian normalisasi hubungan di antara keduanya.
"Menlu Armenia Edward Nalbandian dan Menlu Turki Ahmet Davutoglu akan menandatanganinya, setelah lebih dari setahun kami menengahi secara bijaksana perundingan antara kedua negara," demikian dilansir Deplu Swiss, Sabtu (10/10).<>
Menlu AS Hillary Clinton dan Menlu Rusia Sergei Lavrov juga dijadwalkan hadir, bersama Menlu Prancis Bernard Kouchner dan Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Xavier Solana.
Turki dan Armenia memutuskan hubungan sejak sengketa genosida orang Armenia di bawah pemerintahan Usmaniyah (Ottoman) pada 1915-1917. Armenia mengklaim 1,5 juta penduduk dibantai Ottoman Turki, yang otomatis dibantah habis-habisan dan dianggap berlebihan oleh Turki.
Diharapkan, perjanjian ini akan membantu mengatasi kesulitan Turki bergabung dengan Uni Eropa. Sementara Armenia, diharapkan akan makin dekat dengan Barat dan meraih banyak keuntungan yang diperlukan untuk meningkatkan ekonominya. (min)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
3
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
4
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
5
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
6
Hari Ke-22 Operasional, Tim SAR Temukan 2 Jasad Korban KM Virgo Transport 8
Terkini
Lihat Semua