Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senin (4/2) malam lalu, bertolak ke Amerika Serikat (AS), menghadiri undangan kehormatan dalam acara The 56th National Prayer Breakfast, sebuah forum internasinal yang digelar tahunan, di New York, Amerika Serikat.
Presiden AS George W Bush, pimpinan kongres AS, akan hadir dalam acara juga dihadiri oleh pimpinan dan pemuka agama di seluruh dunia itu.<>
"Kami diundang presiden AS bersama pimpinan Kongres dan Parlemen. Pemuka dan pimpinan agama sedunia diundang dalam acara ini," kata KH Hasyim Muzadi kepada wartawan di Gedung PBNU Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, sebelum bertolak ke Amerika, Senin (4/2) malam.
Rencananya salah satu presiden dalam World Conference of Religions for Peace (WCRP) itu akan berada di AS selama 2 minggu.
Selain menghadiri undangan pemerintah AS, pengasuh pondok pesantren Al-Hikam Malang dan Depok juga akan menghadiri Global Consultation, The Role of Relegion in Advancing Legal Empowerment on The Poor yang digelar WCRP.
Hasyim Muzadi akan menjadi pembicara dalam forum yang akan membahas soal peran agama dalam mengatasi kemiskinan di dunia ini. Selain dirinya, hadir pula dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PP Muhamadiyah, Din Syamsuddin.
"Forum ini akan bicara soal kemiskinan dunia. Bagaimana agama bisa menjadi solusi atas kemiskinan," ungkapnya. (nam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua