Imperialis tak Bisa Membendung Gelombang Kebangkitan Islam
NU Online · Ahad, 18 Maret 2012 | 12:11 WIB
Teheran, NU Online
Ulama Iran, Ayatullah Abbas Ka'bi mengecam pembantaian terhadap warga tak berdosa Afghanistan yang dilakukan tentara Amerika Serikat. Ia menilai aksi tersebut sebagai kejahatan para pengklaim HAM di dunia.<>
Ayatullah Ka'bi menilai pembakaran Alquran dan pembantaian warga sipil Afghanistan itu merupakan puncak brutalitas para pengkalim diri sebagai pionir hak asasi manusia di dunia.
Ia menilai kejahatan kaum imperialis itu membuktikan keputusasaan mereka menghadapi gelombang kebangkitan Islam. Ayatullah Ka'bi menegaskan bahwa meski berbagai langkah telah mereka upayakan untuk membendung gelombang tersebut, akan tetapi pada akhirnya kemenangan akan dicapai umat Islam.
Menurutnya, Amerika Serikat tengah menyusun formasi dan berinvestasi di kawasan Timur Tengah agar seluruh transformasi regional menguntungkan negara Paman Sam itu, akan tetapi kesadaran dan kewaspadaan umat Islam akan menggagalkan upaya mereka dan para penguasa despotik harus tahu bahwa keruntuhan mereka pasti
Redaktur : Syaifullah Amin
Sumber : irib/farnews
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua