Pemerintah India mengatakan 42 tempat pelatihan gerilyawan yang beroperasi di Pakistan. pemerintah India juga menuduh Islamabad tidak banyak melakukan usaha untuk menutup lokasi-lokasi tersebut.
Tuduhan-tuduhan itu dilontarkan setelah para pejabat tinggi kementerian luar negeri India dan Pakistan melakukan pertemuan bulan lalu dalam perundingan resmi pertama sejak serangan di Mumbai tahun 2008 , yang India tuduh dilakukan gerilyawan yang berpangkalan di Pakistan.<>
"Ada 42 kamp teror di Pakistan (dan) semua kamp teror itu aktif," kata Menteri Pertahanan A.K Antony dalam satu upacara militer di negara bagian Goa."Pakistan tidak melakukan tindakan serius untuk menghancurkan kamp-kamp teror mereka ," katanya.
India menuduh kelompok Lashkar-e-Taiba (LeT) atas serangan-serangan di Mumbai, yang menewaskan 166 orang dan mencederai 300 orang lainnya.India juga menduga badan intelijen Pakistan, ISI, mendukung kelompok gerilyawan anti India.
Perundingan-perundingan baru-baru ini antara India dan Pakistan hanya menghasilkan satu janji bahwa kedua pihak akan tetap melakukan komunikasi.
"Sejauh menyangkut dialog, India akan mengusahakan segala kemungkinan tetapi saya tidak mengharapkan adanya satu keajaiban," kata Antony. (afp)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Kultum Ramadhan: Menghidupkan Hati di Akhir Ramadhan
4
Kultum Ramadhan: Hikmah Zakat Fitrah dalam Islam
5
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
Terkini
Lihat Semua