Iran Gelar Konferensi Peduli Palestina di Sela Ibadah Haji
NU Online · Kamis, 4 Desember 2008 | 06:34 WIB
Rabu (3/12) kemarin, konferensi internasional al-Quds digelar di kota suci Mekkah atas prakarsa Lembaga Haji Iran, dan turut dihadiri oleh para ilmuan dan ulama negara-negara Islam.
Kantor berita Iran IRIB (4/12) melaporkan, konferensi internasional ini diselenggarakan di kantor haji Republik Islam Iran di Mekkah. Wakil Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam urusan haji dan ziarah, Ayatollah Muhammad Rey Shahri dalam pidatonya di konferensi ini menyatakan, pembentukan negara Palestina dengan ibu kota Baitul Maqdis merupakan prinsip yang ditegaskan oleh kita semua.<>
"Penutupan permukiman zionis, pemebebasan tanah Palestina dan penghancuran tembok pemisah rezim zionis Israel merupakan prinsip lainnya yang ditegaskan oleh Iran," tambahnya.
Berita lainnya menyebutkan, Konferensi ke-19 Haji dan Pendekatan Antar-Mazhab dengan tema Piagam Persatuan Menurut Al-Quran dan Sunnah kemarin juga digelar di kota suci Mekkah.
Konferensi ini diselenggarakan oleh Lembaga Haji Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dan Forum Pendekatan Antar-Mazhab Islam Sedunia. Ketua Dewan Tinggi Forum Pendekatan Antar-Mazhab Islam Sedunia, Maulawi Ishak Madani dalam konferensi ini menegaskan perlunya persatuan umat Islam dalam menghadapi konspirasi musuh.
Sekitar 60 ulama dan cendikiawan muslim dari 20 negara, termasuk Iran, Jerman, Turki, Irak dan para jamaah haji dari negara-negara lain turut hadir dalam konferensi ini.
Ketika Iran telah mampu menggelar konferensi internasional yang mempengaruhi dunia Islam secara luas di sela-sela ibadah haji, sayangnya Indonesia justru masih saja menyisakan sejumlah masalah di tanah suci itu. (irb/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran
3
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
4
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
5
Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak
6
Presiden Prabowo: Korupsi dan Penyelewengan adalah Awal Kehancuran Bangsa
Terkini
Lihat Semua