Islamic Center Dikembangkan untuk Pelayanan Haji
NU Online · Kamis, 24 Februari 2011 | 02:18 WIB
Guna memenuhi kebutuhan umat Islam dalam berbagai aktivitasnya, Islamic Centre Brebes direncanakan akan diupayakan pengembangannya. Terutama dalam pelayanan ibadah haji. Pengembangan ini untuk menjawab keluhan masyarakat terhadap minimnya pelayanan haji.
“Kami akan mengembangkan Islamic Center dengan pembangunan gedung asrama,” ujar Ketua Yayasan Islamic Center Drs KH Rosyidi di Gedung Islamic Center Jalan Yos Sudarso Brebes, Rabu (23/2).<>
Pembangunan gedung asrama, kata Kiai Rosyidi, direncanakan dua lantai dengan daya tampung sekitar 200 kamar tidur bersusun.
Selama ini, lanjutnya, setiap musim haji banyak jamaah yang terlantar karena tidak tertampung di dalam Islamic. Sehingga banyak yang dititipkan di rumah-rumah saudara terdekat atau hotel-hotel. Bila tercecer maka koordinasinya kurang maksimal. “Tiap pemberangkatan 375 orang tetapi kamar yang tersedia di Islamic hanya 20 kamar, sehingga sangat kurang,” terangnya.
Dia menjelaskan, para calon jamaah maupun pengantarnya dari daerah selatan seperti Sirampog, Bumiayu, Salem, Bumiayu, Bantarkawung, Tonjong sangat membutuhkan waktu untuk istirahat. “Kalau tidak tersedia penampungan maka sangat kasihan,” ujarnya.
Gedung Asrama seluas 25,5 X 11 meter persegi itu diperkirakan akan dimulai pembangunannya pada akhir tahun 2011. Gedung Asrama itu, perkirakan akan menelan dana 3,272 milyar rupiah.
Kiai Rosyidi berharap, seluruh warga masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan asrama ini.
Islamic center ini sudah memiliki sarana dan prasarana yang diperuntukan bagi warga masyarakat umum. Seperti masjid, TPQ, Aula, Asrama dan berbagai sarana prasarana lainnya. Pusat pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi telah tersedia di kompleks Islamic.
Dia menyayangkan, minimnya infrastruktur yang ada sekitar islamic. Termasuk penerangan jalan umum (PJU) yang sangat kurang. Dia meminta agar pihak-pihak terkait secepatnya memberi penambahan PJU.
Kuntoro menyoroti, kalau dibiarkan gelap maka bisa-bisa dijadikan tempat tongkrongan anak muda yang kurang produktif. Toro mengaku beberapa kali memakai fasilitas Islamic center, sayangnya penerangannya minim dan fasilitas air juga sangat minim. (was)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
Terkini
Lihat Semua