Rembang, NU Online
Jenazah Wakil Ketua MPR RI KH. Cholil Bisri sesuai rencana, Selasa pukul 13.00 WIB akan dimakamkan di Pemakaman Kabongan Kidul, Rembang, Jawa Tengah.
Pimpinan Ponpes Raudlatut Tholibien itu, selama ini menderita penyakit kanker hati. Sedianya oleh keluarganya akan dibawa ke Cina untuk berobat, tetapi belum sempat dibawa ke China, KH. Cholil Bisri menghembuskan nafas terakhir pukul 20.40 WIB.
KH.Cholil Bisri dilahirkan di Rembang, 12 Agustus 1942 dan pernah menjalani rawat inap beberapa bulan di RSU Kariadi Semarang, dan kemudian dirujuk ke MMC Jakarta.
Pada Mei lalu, almarhum sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Rembang dan Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang, namun karena tidak ada perkembangan berarti beliau akhirnya di rawat di Rumah Sakit MMC Jakarta sekitar 1 bulan.
Namun, menurut putra beliau Yahya Cholil Staquf, almarhum meminta pulang ke Rembang untuk refresing. "Sepertinya beliau kangen dengan situasi pondok dan ingin menemui santri-santrinya," kata mantan Juru Bicara Kepresidenan Gus Dur ini.
Dari Rumah Sakit MMC Jakarta Kiai Cholil tiba di Rembang pada hari Jumat (20/08/2004) pukul 10.15 WIB menggunakan pesawat helikopter, lalu dengan mobil ambulance dibawa ke kediamannya.
Yahya menambahkan Kyai Cholil menolak saat diminta berobat ke luar negeri. Padahal salah satu anaknya menginginkan beliau dirawat di luar negeri agar bisa cepat sembuh. "Abah menolak tawaran itu. Tak mau ke luar negeri, beliau malah memilih balik ke Rembang," jelasnya.
Almarhum hampir dua bulan menderita penyakit kanker hati. Sejak dibawa pulang ke rumah, kondisinya terus menurun. Puncaknya Senin (23/8) dini hari sekitar 03.00 wib Kyai kahrismatik tersebut mengalami koma, selain terjadi pendarahan dalam tensinya memburuk hingga mencapai angka 70/40.
Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang sedang menghadiri acara di Malang, Jawa Timur langsung bertolak ke Rembang, begitu mendengar kabar wafatnya kolega dekatnya tersebut guna menghadiri acara pemakaman almarhum. Dikabarkan saat ini Gus Dur sudah ada di lokasi pemakaman, sekjen PBNU Muhyidin Arubusman, KH Mustofa Bishri dan pejabat Pemda, Militer serta tokoh masyarakat sekitar Rembang.
Sementara itu, di kompleks Gedung DPR/MPR tampak dua bendera --yakni bendera merah putih dan bendera dari salah satu negara Afrika--dinaikkan setengah tiang. Di rumah duka tampak bunga ucapan duka cita dari Presiden Megawati Soekarno Puteri, Susilo Bambang Yudhoyono, Yusuf kalla. (cih)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
4
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
5
Rais Aam PBNU Apresiasi Hasil Pembahasan Munas-Konbes NU 2026
6
Berikut 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan
Terkini
Lihat Semua