Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan warga yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) bisa memilih dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun paspor yang berlaku dinilai sudah cukup aspiratif.
Tim sukses pasangan capres/cawapres JK-Wiranto menyambut baik keputusan MK itu. “Keinginan kami untuk menyelamatkan hak mereka yang belum terdaftar sebaiknya memang diberikan kesempatan melaui penggunaan KTP," kata Rully Khairil Aswad, tim sukses Jk-Wiranto, di Gedung KPU, sesaat setelah keputusan MK, Senin (6/7) malam.<>
Meski demikian, lanjut Rully, KPU tetap harus mengawasi dengan ketat untuk menghindari pemilih yang mencontreng lebih dari satu kali. Rully mengatakan, pihaknya akan segera menyosialisasikan putusan MK tersebut kepada saksi-saksi yang akan bertugas.
Di pihak lain, tim kampanye SBY-Boediono Andi Muawiyah Ramly menyatakan, meski usulan itu didorong oleh capres lawan SBY, namun diyakini SBY juga akan diuntungkan karena suara SBY akan semakin besar akibat pendukungnya yang tidak terdaftar di DPT menjadi bisa memilih capres pilihannya itu.
"Bagi Tim SBY, itu tidak ada masalah. Yang terbaik bagi rakyat itu yang terbaik bagi pasangan SBY-Boediono. Dan itu sudah dibuktikan SBY sepanjang karirnya sebagai presiden. Bisa jadi malah keputusan itu menambah perolehan suara calon kami," katanya.
Meskipun MK telah mengesahkan penggunaan KTP dan paspor, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku akan tetap menyisir Daftar Pemilih Tetap (DPT) guna membuang nama-nama ganda yang masih tercantum di DPT.
"Saya kira masih perlu (penyisiran DPT). Jangan sampai ada pihak-pihak yan sudah terdaftar ada yang dobel. KPU akan tetap konsisten dengan pencoretan dalam DPT yang tidak memenuhi syarat," tutur Anggota KPU Andi Nurpati. (sam/nam/ant)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua