KH Tolhah Hasan: Guru Madrasah Termasuk Golongan Manusia Luar Biasa
NU Online · Jumat, 28 September 2007 | 14:44 WIB
Jakarta, NU Online
Wakil Rais Aam PBNU KH Tolhah Hasan menilai bahwa guru madrasah dengan keikhlasannya dalam mendidik para murid termasuk golongan manusia luar biasa yang.
“Mereka rela dibayar 50 ribu per bulan, nama ada orang yang mau kerja sebulan hanya dibayar segitu kalau bukan guru madrasah,” katanya dalam acara buka puasa bersama di LP Maarif NU Jum’at (28/9).
Kiai Tolhah yang mengawali karirnya sebagai guru MI 46 tahun yang lalu ini menuturkan bahwa pengelolaan pendidikan swasta harus dilakukan dengan penuh kesabaran, kalau tidak akan gagal.
Berkat kegigihannya inilah, ia kini telah berhasil mengembangkan sejumlah lembaga pendidikan di Malang dari tingkat TK sampai pendidikan tinggi di Malang seperti SD/SMP Sabilillah yang menjadi favorit dan Unisma Malang. “Kalau tidak sabar, akan buyar,” tandasnya.
Menurutnya, ada kesalahan konsep yang harus diperbaiki dalam pendirian lembaga pendidikan di Indonesia. Selama ini masih terdapat pandangan “Yang penting punya”. Dengan demikian, banyak lembaga pendidikan yang dikelola ala kadarnya tanpa memperhatikan kualitasnya.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam menghasilkan pendidikan yang berkualitas adalah modal intelektual, modal finansial, modal sosial dan modal jaringan. “NU masih sangat lemah dalam modal finansial dan modal jaringan,” paparnya.
Dikatakannya bahwa perhatian umat Islam terhadap kemajuan pendidikan saat ini masih sangat rendah. Dalam kondisi seperti ini, perhatian muslim di Indonesia paling rendah dibandingkan dengan muslim lain di Asean. (mkf)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua