Mendekati pelaksanaan Pilpres 8 Juli, kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) kembali menguap. Hari ini Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyatakan, penghilangan hak pilih dengan cara tidak mencantumkan nama seseorang dalam DPT merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.
"Soal DPT itu masalah mendasar. Itu hak asasi mendasar yakni hak untuk memilih sehingga kalau hak asasi orang dihilangkan. Itu pelanggaran HAM berat," kata Kalla saat bertemu dengan jajaran Dewan Harian Nasional (DHN) 45 di Jakarta, Jumat (3/7).<>
Menurut Wapres, hak untuk memilih dan dipilih merupakan hak dasar. "Karena itu saya minta KPU segera memperbaiki DPT ini sehingga masyarakat bisa memperoleh hak asasinya," kata Wapres.
Ketua Umum DHN Soeprapto menyatakan telah mengusulkan kepada KPU soal DPT ini dengan menawarkan agar masyarakat cukup menunjukkan KTP di TPS.
"Tetapi jawaban menteri dalam negeri untuk itu perlu Perppu. Dan kenyataannya sampai sekarang itu tak ada," kata Soeprapto.
Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary menantang semua pihak yang mempersoalkan daftar pemilih tetap (DPT) pilpres untuk membuktikan ucapannya dengan data valid.
"Tidak ada bukti valid yang by name," katanya di kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol Jakarta menanggapi ucapan anggota DPR dari PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari yang menyebutkan 49 juta pemilih tidak terdaftar dalam DPT.
Hafiz menambahkan, KPU sudah berupaya maksimal untuk merapikan DPT meskipun pihaknya tidak dapat menjamin sepenuhnya bahwa DPT sudah bersih dari permasalahan. (nam/ant)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
Terkini
Lihat Semua