Konfercab NU Pekalongan Dihadiri 1000 Nahdliyin
NU Online · Rabu, 24 Oktober 2007 | 09:49 WIB
Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan siap digelar di gedung SMP Salafiyah Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (25/10) malam.
Forum tertinggi di tingkat PCNU Kota Pekalongan itu akan dihadiri sekira 1.000 Nahdliyyin (sebutan untuk warga NU) dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan itu akan dibuka oleh Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, Muhammad Adnan.<>
Kasiman Mahmud, Ketua Panitia Pelaksana acara tersebut menjelaskan, dalam konfercab itu, selain memilih ketua syuriah, juga akan memilih ketua tanfidziah untuk periode 2007-2012, serta akan membahas berbagai masalah menyangkut kepentingan umat.
Karena itu, konfercab juga akan diisi dengan diskusi tentang ke-NU-an dengan menghadirkan pembicara Prof Mujahirin Thohir MA, Wakil ketua PWNU Jateng yang kini menjadi dosen Universitas Diponegoro, Semarang, Jateng.
Kemudian, juga akan dibahas program kerja, peraturan organisasi, dan masalah-masalah keagamaan. Karena itu, dalam konfercab itu akan dilakukan sidang-sidang komisi yang terbagi dalam komisi program kerja, organisasi, bahtsul masail, dan komisi rekomendasi.
Kasiman mengatakan, setelah acara dibuka oleh ketua PWNU Kamis malam, pagi harinya baru mengadakan sidang mengenai konfercab. Untuk menentukan ketua syuriah dan ketua tanfidziah, masing-masing calon minimal harus mendapatkan sembilan suara dari 50 suara peserta yang terdiri atas 46 ranting dan empat Majelis Dewan Pertimbangan Cabang NU.
Kini, kata dia, setelah sebelumnya beredar lima nama calon ketua tanfidziah, makin mengerucut menjadi tiga nama yang beredar di masyarakat. Nama-nama itu adalah H Ahmad Marzuki (Ketua PCNU sekarang), H Saelani Mahfudz (wakil ketua) dan H Rofik (wakil ketua).
Meski demikian, bukan berarti hanya ada tiga tokoh itu yang akan muncul dalam konfercab. Bisa saja, nantinya muncul calon yang bisa menarik perhatian peserta. ''Yang jelas, para calon itu baru diketahui secara resmi saat konfercab,'' tegasnya. (sm/man)
Terpopuler
1
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
2
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
3
Ketum GP Ansor: Keteladanan KH Abbas Buntet Layak Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
4
Akhir Perang AS-Israel Versus Iran
5
Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Besok, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
6
Karhutla Belum Reda, Rais Aam PBNU Ajak Masyarakat Terus Berdoa agar Musibah Segera Berakhir
Terkini
Lihat Semua