Jakarta, NU Online
Kongres ke XIII Fatayat NU yang akan berlangsung pada 10 – 13 Juli mendatang akan diisi dengan satelit meeting yang melibatkan berbagai departemen pemerintah dan lembaga donor tentang program yang sedang mereka jalankan di masyarakat.
Satelit meeting adalah pertemuan yang akan membahas program-program dari pemerintah dan lembaga donor. Pertemuan tersebut akan bersifat teknis dengan sasaran apa yang dapat dilakukan oleh pengurus wilayah terhadap program tersebut.
<>Ini tentunya berbeda dengan kebiasaan dalam kongres atau muktamar yang juga mengundar para menteri. “Mereka hanya berbicara dalam rangka supervisi dan program pemerintah secara umum, tanpa ada tindak lanjut yang bisa digarap,” tandas Ketua Panitia Kongres dr. Wan Nedra Komaruddin kepada NU Online.
Masalah-masalah yang akan dibicarakan dalam satelit meeting meliputi bidang kesehatan, penanggulangan kemiskinan dan pengembangan ketrampilan (live skill), trafficking dan kekerasan terhadap perempuan, masalah Narkoba dan AIDS.
Lembaga yang sudah siap adalah Departemen Kesehatan, Ford Foundation, ILO, Badan Narkotika Nasional (BNN) serta lembaga lainnya yang terkait dengan isu-isu tersebut.
Menjelang kongres, Fatayat telah melakukan acara pra kongres berupa dialog public anti trafficking yang berlangsung di lima kota di Jawa yang berlangsung mulai akhir Desember sampai awal April lalu. Selain itu juga diselenggarakan kawin missal di Gd. PBNU yang melibatkan 16 pasangan pada 25 Mei 2005.(mkf)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui Kurban
5
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua