Agar para santri masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang, KPUD Brebes melakukan pendataan di seluruh Pondok Pesantren Se-Brebes. pendataan dilakukan secara proaktif dengan mendatangi Pesantren.
"Pendataan ini untuk melihat seberapa banyak santriwan-santriwati yang usianya telah memenuhi hak pilih. Diharapkan mereka bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilpres mendatang," kata Ketua KPUD Brebes Mahfudin, kepada NU Online di kantornya, Jumat (1/4).<>
Menutur Mahfudin, dalam Pilpres ini, KPUD juga akan menambah jumlah TPS di sejumlah rumah sakit dan Lembaga Pemasyarakatan. TPS di situ bukan TPS Khusus tapi TPS reguler biasa. Termasuk untuk TPS di dalam pondok pesantren masih melihat seberapa banyak pemilih diarea ponpes tersebut.
Selain itu, Brebes sebagai kantongnya pondok pesantren di Jawa Tengah menjadikan sorotan tersendiri ketika dinamika kehidupannya tidak mendapatkan sentuhan. Para santrinya yang pada pemilu 9 April lalu tidak masuk dalam DPT, maka perlu dicari solusi yang tepat.
“Kami berikhtiar untuk mengembalikan hak-hak mereka dalam pilpres mendatang,” ujar Mahfudin yang juga Wakil Ketua PC GP Ansor yang baru saja dilantik itu. (was)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
Terkini
Lihat Semua