LD-PBNU Gelar Rangkaian Syiar Ramadhan
NU Online · Kamis, 4 Agustus 2011 | 01:10 WIB
Jakarta, NU Online
Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU) menggelar serangkaian kegiata untuk menyemarakkan Syiar Islam di Bulan Suci Ramadhan ini. Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak awal bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1 Syawal mendatang.
Demikian dinyatakan Ketua Syiar Ramadhan LD-PBNU Ust. Masruhin kepada NU Online, Kamis (4/8). Menurutnya, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh LD-PBNU setiap tahunnya.<>
Kegiatan-kegiatan ini antara lain adalah, ta'jil dan buka puasa bersama setiap hari di Aula Gedung PBNU. Buka Puasa bersama ini dimulai dengan pengajian Kitab Akhlak dan diakhiri dengan Sholat Tarawih berjamaah.
"Pengajian Kitab Akhlak diasuh oleh KH Zakky Anwar, salah seorang Wakil Ketua LD-PBNU dengan membaca kitab Taisirul Akhlaq. Sementara Sholat tarawih digelar ala Masjidil Haram dengan dipimpin oleh para imam yang hafal Al-Qur'an," tutur Masrukhin yang juga salah seorang Wakil Sekretaris LD-PBNU.
Pengajian kitab, buka puasa bersama dan Sholat tarawih Berjamaan ini diikuti oleh sekitar 300-an jamaah setiap harinya.
Lebih lanjut Masrukhin menjelaskan, rangkaian kegiatan Syiar Ramadhan lainnya adalah Pendidikan Kader Dai VII untuk para Muballigh di wilayah DKI Jakarta dan Sekitarnya. Pendidikan Kader Dai ini akan digelar dari tanggal 11 hingga 17 Juli 2011 mendatang.
"Selain itu, insya Allah nanti juga akan dibagikan bingkisan lebaran dari LD-PBNU yang bekerjasama dengan LAZIS NU pada hari-hari akhir bulan Ramadhan," tandas Masrukhin yang juga Dosen Pendidikan Agama Islam di Universitas YAI Jakarta.
Kegiatan Rangkaian Syiar Ramadhan ini akan diakhiri dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Halaman Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya 164 Jakarta.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua