LPK-NU Gelar Pelatihan Singkat Penanggulangan Bencana
NU Online · Rabu, 31 Mei 2006 | 13:24 WIB
Klaten, NU Online
Dalam kondisi serba darurat, Lembaga Pelayanan Kesehatan Nahdlatul Ulama (LPK-NU) menggelar pelatihan singkat penanggulangan bencana di Posko NU Klaten, Rabu (31/5). Pelatihan terfokus pada manajemen pendataan dan pemaksimalan posko.
Pelatihan itu diadakan menyusul permintaan pihak posko Klaten yang mengalami kesulitan dalam mendistribusikan bantuan yang bertumpuk dari MWC-MWC NU Jawa Tengah dan Jawa Timur serta dari donatur lain. Pelatihan diadakan di Pusat Informasi Posko Klaten di Masjid Besar Nurul Jami' Wedi Klaten dan diikuti oleh perwakilan dari 13 kecamatan.
<>Pelatihan dipandu oleh Direktur Penanggulangan Bencana LPK-NU Avianto Muhtadi dan staf Ahmad Jamil Wahab didampingi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Klaten Mujiburrahman dan Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Mifir Rahmad.
Materi manajemen pendataan berkaitan dikhususkan pada daftar kebutuhan korban, daftar penerimaan bantuan, pemetaan lokasi bencana, pendataan korban dan kerusakan secara rinci, nama relawan, nomer telepon penting. Pelatihan singkat itu juga membahas pembagian tugas di posko, pola hubungan antarposko dan relasi-relasi.
"Jangan sampai, misalnya, warga dari awal sampai akhir cuma mendapatkan mie instan. Ya akhirnya malah mengganggu kesehatan korban, kata Ahmad Jamil Wahab.
Berbeda dengan posko-posko NU di Yogyakarta, di posko Klaten ini bantuan bertumpuk-tumpuk dan para petugas posko kesulitan menyalurkan bantuan.
Menurut Avianto Muhtadi, sebelumnya LPK-NU telah mengadakan pelatihan penganggulangan bencana di daerah Yogyakarta. "Di Klaten dan Boyolali rencananya baru bulan Juni tapi keburu kejadian duluan," katanya. (nam)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua