LPP-POM: Konsumen Muslim Harus Teliti Produk Hewani
NU Online · Ahad, 20 Juni 2010 | 04:19 WIB
Sumber pangan dari hewan harus lebih diwaspadai oleh konsumen muslim. Masyarakat muslim harus memeriksa label halalnya. Karena sumber pangan turunan hewani sudah banyak di tambahkan ke dalam komposisi produk yang beredar secara luas di masyarakat.
Hal itu disampaikan Dewan Pelaksana Lembaga Penelitian dan Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPP-POM) MUI Bidang Sistem Jaminan Halal, Muslich, pada Sosialisasi Menuju Bogor Kota Halal 2011 di Wisma Bogor Permai baru-baru ini.<>
Menurut Muslich, bahan-bahan tambahan tersebut harus diteliti sumbernya, terutama enzim dan kultur bakteri. Enzim rennet yang biasa digunakan dapat berasal dari hewan atau pun diproduksi secara microbial. Sosialisasi ditujukan untuk para pengusaha produk Pangan Asal Hewan (PAH) dan turunannya se-Kota Bogor.
Seringkali kita tidak sadar bahwa bahan pangan yang kita temui sehari-hari kita anggap halal, padahal substansinya mungkin tidak demikian. Sebut saja keju. Bahan makanan yang mudah dijumpai ini ternyata hampir semua bahan dasarnya berasal dari bahan impor. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Hikmah Zakat Fitrah, Menyucikan Jiwa dan Menyempurnakan Ibadah
2
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
3
Khutbah Jumat: Urgensi I’tikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
4
Khutbah Jumat: Puasa, Al-Qur’an, dan 5 Ciri Orang Bertakwa
5
KPK Resmi Tahan Gus Yaqut atas Tuduhan Korupsi Kuota Haji
6
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar
Terkini
Lihat Semua