Mahfud MD: Perlu Memasyarakatkan Kewajiban Asasi
NU Online Ā· Kamis, 14 Februari 2008 | 10:50 WIB
Jakarta, NU Online
Sasat ini, masyarakat dimabuk oleh perlindungan terhadap hak asasi yang dimiliknya sehingga kadang kala melupakan kewajiban asasi yang menyertainya demi ketertiban masyarakat.
Mantan Menhamkam Mahfud MD menganggap perlu adanya upaya untuk memasyarakatkan kewajiban asasi untuk demi keseimbangan dengan hak yang sudah dimilikinya.
<>āSekarang ini ada kecenderungan rakyat menggunakan hak yang tidak disertai tanggung jawab,ā katanya dalam dialog dan pelatihan HAM yang diselenggarakan oleh GP Ansor bersama Elsham di Jakarta (14/2).
Dijelaskannya, saat ini problema yang menyangkut hak asasi manusia saat ini bersifat horizontal atau konflik antara kelompok masyarakat, bukan lagi penindasan oleh penguasa kepada masyarakat.
āSaat ini bukan lagi pemerintah melarang berdirinya satu partai, tetapi ada satu partai yang berusaha menghalangi eksistensi partai lainnya,ā kata politisi PKB ini.
Diskirminasi penanganan kasus juga menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian. Masih jamak terlihat seorang koruptor yang telah merugikan negera milyaran rupiah hanya dihukum sebentar sementara pencuri dengan nilai beberapa juta saja dihukum lama.
Anarkisme juga menjadi PR yang harus diselesaikan. Banyak orang hanya menonjolkan haknya tanpa melihat hak orang lain. āDimana-mana rakyat banyak yang menolak eksekusi yang sudah ditetapkan oleh pengadilan,ā katanya memberi contoh.
Akibat adanya mafia pengadilan, banyak keputusan hakim yang tidak konsisten. Dosen di Universitas Islam Indonesia ini menyatakan bahwa banyak pengacara terkenal yang sebenarnya kurang faham hukum, tetapi memiliki tim lobi untuk memenangkan kasusnya dengan segala cara.
āPengacara sekarang tak lagi bicara soal benar atau salah, ia tak akan lagi, tetapi yang penting menang atau kalah,ā tandasnya.
Acara ini berlangsung pada 14-16 Februari di secretariat PP GP Ansor dan diikuti oleh para kader Ansor dari wilayah Jabodetabek. (mkf)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
5
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua