Masalah Indonesia-Malaysia Diselesaikan Lewat "Ukhuwah"
NU Online · Ahad, 17 Oktober 2010 | 01:14 WIB
Permasalahan bilateral antara Indonesia dan Malaysia sebaiknya diselesaikan melalui "ukhuwah" (persaudaraan) Islamiyah, karena kedua negara berpenduduk mayoritas Islam. hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia yang dibingkai nilai "ukhuwah" Islamiyah akan mempererat persaudaraan, kerja sama, dan menghindari konflik.
"Indonesia dan Malaysia tidak hanya saudara serumpun, tetapi juga saudara sesama Muslim. Oleh karena itu, penyelesaian masalah di antara kedua negara harus mengedepankan persaudaraan," kata Nur Kholis, pakar ilmu agama Islam dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Sabtu (16/10).
>
Selain itu, badan dan organisasi Islam di kedua negara juga harus sering menjalin silaturahmi yang mengedepankan kepentingan umat dalam hubungan Indonesia dan Malaysia.
"Penduduk kedua negara yang mayoritas memeluk agama Islam adalah modal untuk meredam adanya konflik dan perbedaan," katanya.
Sementara pakar hukum internasional dari UII Jawahir Thontowi mengatakan hubungan harmonis Indonesia dan Malaysia mutlak diperlukan karena ketertiban dan perdamaian di Asia Tenggara sangat tergantung pada hubungan baik kedua negara itu. (ant)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
5
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua