Menteri Agama, Surya Dharma Ali, mengingatkan pelaksana konferensi gay di Surabaya untuk tidak gegabah mewujudkan hajatan itu. Pelaksana konferensi tersebut bisa dikenakan sanksi pidana lantaran kegiatan itu bisa dianggap sebagai bentuk penodaan agama dan pelecehan susila.
''Saya kira itu bisa masuk ke penodaan agama, juga masuk pelanggaran susila. Bisa dua peraturan. Saya kira bisa dipidana,’’ tututrnya di Jakarta, Kamis(25/3). Menurut Ketua Umum DPP PPP ini, perilaku homoseksual, lesbi, dan biseksual bertentangan dengan ajaran berbagai agama termasuk Islam.<>
Bahkan, posisi Islam sangat jelas tertuang dalam Quran Surat Al Araf ayat 80-81. Islam menilai perilaku tersebut sebagai perbuatan keji dan berlebihan. ‘’Jelas sekali posisi Islam terhadap gay, lesbian, sodomi termasuk biseksual. Jadi, sejenis saja tidak boleh, apalagi serakah jenis,’’ katanya.
Di sisi lain, menurut pria yang akrab disapa SDA ini, masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis yang menjunjung nilai ajaran agama. Hal itu sehingga pelaksanaan kegiatan semacam itu dikhawatirkan bisa memancing sikap antipati masyarakat dan berujung pada konflik sosial. Itu dikarenakan pelaksanaan konferensi gay bisa dianggap sebagai kegiatana yang memberi pengakuan atas kaum gay, lesbian, dan biseksual.
‘’Mereka (masyarakat) bisa merasa sebagai pelecehan terhadap umat beragama di Indonesia dengan penyelenggaraan seperti itu,’’ jelasnya seperti dilansir Republika Online.
Karena itu, Menag meminta pelaksanaan konferensi gay di Surabaya dibatalkan. Dia menegaskan kegiatan itu bisa mengundang konflik atau kegaduhan sosial. ‘’Rencana pelaksanaan konferensi gay lesbian dan biseks se Asia di Indonesia saya berharap itu tidak dilanjutkan. Saya minta panitia pelaksana memahami kondisi masyarakat Indonesia yang agamis,’’ pintanya. (ful)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua