Jakarta, NU Online
Tantangan membersihkan Departemen Agama dari korupsi birokrasi menjadi agenda utama Menteri Agama, Maftuh Basyuni, karena ini juga menyangkut image moral instansi yang mengurusi keagamaan.
Hal itu beliau sampaikan ketika menerima rombongan dari Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), di kantornya kemarin (29/7).
<>āMenjaga kemurnian kinerja dan menghilangkan korupsi adalah hal yang berat dilaukan diĀ Depag, ākatanya. Selain juga efisiensi yang harus dibangun dalam proyek-proyek atau program yang kurang signifikan dampaknya. Semisal evaluasi STQ yang baru saja dilaksanakan di Gorontalo, yang tidak jauh berbeda dengan MTQ sehingga terlalu menghamburkan uang.
āKami juga akan menjadi bagian kontrol dari upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, khususnya di pemerintahan.ā Ditegaskan oleh Hery, Ketua Umum PB PMII.
Pada kesempatan itu juga PB PMII meminta penjelasan tentang program-program bantuan luar negeri, khususnya Amerika terhadap institusi-institusi pendidikan Islam dan pesantren. Mantan Dubes RI untuk Arab Saudi menjelaskan bahwa pada prinsipnya setiap bantuan yang diberikan bagi pengembangan SDM Indonesia akan diterima dengan tangan terbuka, namun tetap melihat kepentingan internal bangsa yang lebih besar agar tidak termanfaatkan.
āSiapapun akan welcome dengan bantuan, tapi pamrihnya apa? Ituharus jelas juga.āucap beliau.
Pada pertemuan tersebut Menag juga mengingat agar generasi muda NU khususnya PMII tidak terjebak dalam perbedaan pendapat dikalangan politisi dan kiai NU di PKB. Melainkan tetap mengembangkan citra Islam yang plural dan moderat, terutama dalam pergaulan organisasi pemuda Internasional.
PB PMII juga menyampaikan rencana Pengukuhan dan Mukernas PB PMII masa khidmat 2005 ā 2007,yang meminta kesediaan Menag untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Rombongan PB PMII terdiri dari Hery H. Azumi (Ketua Umum). M.Rodli Kaelani (Sekjend), Hasanudin Wahid, M. Fadhilah, Winarti, Edi S (Ketua), Atoāilah Habib (Bendum), Rahmat Pulungan (Wasekjen), Ai Maryati (Ketua KOPRI), dan Andi Ceceng (Wasekjen KOPRI).(Die)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua