Warta

Menag: Tangkap Mafia Pergantian Pejabat

NU Online  ·  Selasa, 2 Februari 2010 | 05:03 WIB

Jakarta, NU Online
Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan, upaya percepatan pemberantasan korupsi dan bentuk-bentuk tindakan koruptif lainnya yang merugikan negara tetap menjadi fokus dan komitmen bersama. Karena itu Kementerian Agama tidak akan mentolerir dan melindungi siapapun yang terbukti sah secara hukum melakukan tindakan korupsi.

"Saya dengar ada mafia pergantian Kakanwil, bahwa saya minta 700 juta rupiah, pergantian Kandepag juga. Kalau ada seperti itu dipancing saja, tangkap orangnya," kata Menag saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama 2010 di Jakarta, Senin (1/2) malam.<>

Menurut Menag SDA, pelaku tersebut biasa menipu lewat telepon, SMS (pesan singkat), lalu meminta transfer uang. "Tidak diketahui orangnya siapa, tapi cukup mengganggu karena mengatas-namakan menteri," terangnya.

Menag mengakui masih sering mendapat laporan dari berbagai pihak tentang adanya berbagai perilaku yang kurang baik yang dilakukan oleh oknum aparatur Kementerian Agama. Untuk mendukung langkah itu, SDA akan mengembangkan berbagai cara dan pendekatan, antara lain melalui reformasi birokrasi yang meliputi; penataan kelembagaan, peningkatan disiplin aparatur, penerapan reward and punishment, penguatan control pimpinan, optimalisasi laporan dan pertanggunjawaban, khususnya laporan keuangan Kementerian Agama dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Menag mengatakan, untuk mewujudkan itu, maka aparatur kementerian dituntut untuk lebih professional dalam menerapkan kebijakan dan program yang telah ditetapkan, sesuai dengan tema Rakernas kali ini yaitu "memantapkan implementasi kebijakan dan program dalam upaya mewujudkan tata kelola yang akuntabel." (min)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang