Muktamar NU di Makassar Diperkirakan Bakal Lebih “Ramai”
NU Online · Rabu, 22 Juli 2009 | 12:09 WIB
Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) di Makassar, Sulawesi Selatan, diperkirakan bakal lebih “ramai” dibanding Muktamar di Solo pada 2004 silam. Pasalnya, Muktamar yang direncanakan digelar pada Januari 2010 mendatang itu diperkirakan akan lebih banyak kepentingan yang terlibat di dalamnya.
Ketua Pengurus Besar NU, Ahmad Bagdja, mengatakan hal itu dalam sebuh forum diskusi di Jakarta, Rabu (22/7).<>
Bagdja menjelaskan, jika pada Muktamar di Solo, pihak-pihak yang berkepentingan hanya terdiri dari kalangan internal. “Kalau pun ada yang berantem (baca: konflik), itu juga hanya konflik internal dan bisa segera diselesaikan,” ujarnya.
Hal yang berbeda akan terjadi pada Muktamar di Makassar. Dalam amatannya, saat ini sudah muncul pihak-pihak dari luar NU yang diperkirakan juga akan terlibat. Namun, ia tak menyebutkan siapa “pihak-pihak luar” yang ia maksud.
“Kalau sekarang (Muktamar di Makassar) ‘partisipannya’ (baca: pihak-pihak yang berkepentingan) bakal lebih ramai karena ada ‘partisipan’ yang dari luar,” terang Bagdja.
Hal serupa diungkapkan Ketua PBNU, Mustofa Zuhad, yang juga hadir pada diskusi itu. Menurutnya, pada Muktamar nanti akan ada kekuatan politik luar yang diprediksi turut ‘meramaikan’ forum tertinggi lima tahunan itu.
"Ada kekuatan yang menyaingi Pak Hasyim (KH Hasyim Muzadi) yang didukung kekuatan politik pemenang Pilpres," kata Mustofa. (rif)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua