Muktamirin Pilih Rekaman Debat Kandidat Daripada Ceramah Menteri
NU Online Ā· Rabu, 24 Maret 2010 | 13:00 WIB
Pagi tadi ada dua menteri mengisi ceramah di acara Muktamar ke 32 NU yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar Sulawesi Selatan. Akan tetapi tidak semua peserta muktamar mengikuti agenda panitia yakni mendengarkan ceramah dua menteri yaitu Menteri Agama Surya Dharma Ali dan Mendiknas M. Nuh. Karena pada saat yang sama di ruangan lain sedang berlangsung rekaman debat kandidat oleh salah satu TV swasta yang akan tayang ulang nanti malam jam 19.30 wib.
Ketua PCNU Kabupaten Brebes KH. Drs. Atho'illah, SE kepada NU Online mengatakan, Rabu (24/3), tradisi debat secara terbuka di NU memang masalah baru, jadi sangat wajar jika muktamirin lebih tertarik nonton rekaman debat kandidat daripada dengarkan ceramah menteri.<>
Menurutnya, meski apa yang disampaikan dalam debat kandidat tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan muktamirin, akan tetapi paling tidak tradisi adu argumentasi sudah selayaknya dibiasakan untuk mengasah otak agar tidak terjadi salah paham diantara warga nahdliyyin.
Bahkan dalam debat kandidat, ratusan muktamirin rela menjadi supporter masing-masing kandidat dan rela berdiri lama di belakang peserta. Pasalnya, mereka yakin akan masuk dalam layar kaca nanti malam.
Acara yang dimoderatori Alfito Dinofa dengan panelis Fachri Aly akan ditayangkan dalam durasi 60 menit diharapkan menjadi tradisi baru dalam tubuh Nahdlatul Ulama. Meski menurut Fachri Aly perbedaan dalam tubuh NU sudah biasa, namun dalam arena muktamar, baru kali ini yang ditayangkan oleh media televisi swasta, ujarnya. (iz)
Terpopuler
1
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
2
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
3
Khutbah Jumat: Urgensi Iātikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
4
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
5
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar
6
Khutbah Jumat: Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Terkini
Lihat Semua