Bantul, NU Online,
Nahdlatul Ulama (NU) melalui Tim Solidaritas Kemanusiaan (TSK) memaksimalkan Barisan Serba Guna (Banser) untuk membantu pemulihan pasca gempa. Beberapa hal yang telah dilakukan Banser adalah pembuatan dapur umum di Pajangan, Bantul, Sabtu (29/6) lalu.
Selain itu, Banser juga secara intensif melakukan penjagaan keamanan atau patroli di bebeberapa titik kecamatan di Bantul. Penjagaan ini dilakukan mengingat maraknya pencurian yang dilakukan oleh berbagai pihak yang sengaja memanfaatkan kondisi pascagempa.
<>Di samping itu, Banser juga melakukan pengawalan proses distribusi bantuan ke lokasi tujuan. Pengawalan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi, agar distribusi bantuan sampai ke tempat tujuan tanpa dijarah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Selama masa bencana ini, banyak pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan kelemahan warga, dengan melakukan pencurian dan lain-lain, untuk itu kita memerintahkan Banser untuk ikut membantu warga dalam penjagaan wilayah mereka," ungkap Sidik Purnomo, Ketua PW GP Ansor DIY.
Kegiatan lainnya yang dilakukan Banser dalam waktu dekat ini adalah membersihkan reruntuhan bekas gempa seminggu yang lalu. Ini dilakukan, mengingat berdasarkan survei yang dilakukan Tim Solidaritas Kemanusiaan (TSK) NU, terdapat 100 lebih bangunan lembaga pendidikan NU di Yogyakarta mengalami rusak berat dan ringan.
"Kami sangat berkepentingan untuk sesegera mungkin kegiatan belajar mengajar sudah dimulai di beberapa lembaga pendidikan. Karenanya kami dengan segenap personil Banser yang ada akan membantu membersihkan reruntuhkan," kata Khozin, yang juga Kepala Staf PW GP Banser DIY.
Obyek yang akan dibersihkan Banser adalah difokuskan di lembaga-lembaga pendidikan milik NU di Piyungan, Bantul. (ron)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua