Nahdlatul Ulama (NU) Wilayah Jawa Tengah (Jateng) menyatakan netralitasnya pada pemilihan presiden (Pilpres) 2009, Juli mendatang. NU Jateng memutuskan tidak mendukung capres-cawapres manapun, dan memilih menekankan warganya agar menggunakan hak pilih dengan semestinya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Muhammad Adnan, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, di Semarang, Ahad (3/5). Menurut Adnan, mengatakan hingga kemarin NU Jateng tidak pernah membicarakan soal nama-nama tokoh NU yang akan diusung dalam pilpres, sehingga NU Jelas akan netral.<>
Adnan menyatakan, struktural NU di tingkat pusat (PBNU) maupun aspirasi dari kader di tingkat bawah juga tidak menyinggung soal keterlibatan NU dalam pilpres. Menurutnya, NU tidak akan menggelar agenda pertemuan terkait momentum Pilpres.
"Belum ada pembicaraan tentang itu. Sepertinya memang tidak ada figur NU yang maju. Adalah hak masing-masing warga NU menentukan pilihan. Lagi pula, sekarang ini kan belum jelas siapa capres-cawapres yang maju," ujar mantan calon wakil gubernur Jateng ini.
Lebih lanjut, Adnan menyatakan, meski tidak ada figur NU yang maju, namun PWNU tetap akan mendorong warga NU di Jateng agar menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua