Jakarta, NU Online
Rendahnya kesadaran dikalangan NU tentang pentingnya dokumen dan arsip keorganisasian menimbulkan keprihatinan. Banyak dokumen penting dan bersejarah yang sampai saat ini tak tentu rimbanya.
Sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya dokumentasi tersebut, NU Online akan menyelenggarakan sosialisasi pentingnya kearsipan dan pelatihan manajemen kearsipan yang akan dilaksanakan pada pertengahan Juni mendatang untuk kalangan internal NU.
<>Pelatihan ini akan melibatkan warga nadhliyyin yang saat ini bekerja di Badan Arsip Nasional seperti Asep Muhtar dan Tolkhah Mansur. Mereka telah berpengalaman dalam mengakuisisi arsip sampai dengan pengelolaan arsip secara benar.
Untuk tahap pertama, akan dilakukan sosialisasi pentingnya pengarsipan dengan audiens para pengurus teras PBNU seperti khatib aam, sekjen, kepala sekretariat, ketua-ketua lembaga, dan lainnya. Jika kesadaran tersebut telah tumbuh, selanjutnya akan dilatih tenaga teknis yang akan menangani pengelolaan arsip organisasi sehari-hari dari kesekretariatan PBNU sampai dengan lajnah, lembaga dan badan otonomnya.
Diharapkan dokumen-dokumen tentang NU yang saat ini masih tersimpan dikalangan tokoh NU dapat diselamatkan agar sejarah NU dapat diketahui sepenuhnya oleh generasi dimasa depan.
Kang Asep yang berkunjung ke NU Onine pada Jum’at (27/05) mengungkapkan pada intinya manajemen kearsipan adalah bagaimana menemukan dokumen yang diperlukan dengan cepat dan mudah.
Dalam hal ini manajemen kearsipan dibagi dua, pertama sifatnya dinamis yang menyangkut pengelolaan dokumen yang sifatnya berkelanjutan dan masih digunakan sampai saat ini. Dalam organisasi, ini lebih dikenal dengan kesekretariatan yang mengurusi segala dokumen dan surat yang masuk dan keluar dari organisasi dan masih terus digunakan.
Sementara itu manajemen kearsipan statis mengelola dokumen-dokumen organisasi yang sudah tak lagi digunakan dan biasanya hanya digunakan untuk studi sejarah perkembangan organisasi.
Sampai saat ini masih banyak dokumen PBNU yang dititipkan di Gedung Arsip Nasional. PBNU dapat menggunakannya sewaktu dibutuhkan dan ketika ada fihak lain yang menginginkannya, mereka harus meminta izin ke PBNU, baru fihak Arsip Nasional mengizinkan.(mkf)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
4
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
5
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
6
Standar Ganda Sekutu dalam Perang Israel-AS vs Iran
Terkini
Lihat Semua