NU Punya Potensi Bangun Jaringan Bioskop Rakyat
NU Online · Senin, 27 Juni 2011 | 07:59 WIB
Wonosobo, NU Online
Jaringan NU yang tersebar di seluruh penjuru tanah air memungkinkan organisasi ini memiliki pasar dalam ekonomi, termasuk bioskop rakyat. Bioskokop rakyat juga bisa dijadikan alat untuk konsolidasi NU di bidang sosial budaya.
Demikian dikatakan Aktor kenamaan Alex Komang dalam saresehan bertema “Bioskop Rakyat sebagai alternatif Gerakan Sosial” di Pendopo Bupati wonosobo, Jum'at malam (23/6).
<>Hadir dalam kesempatan itu Bupati Wonoso Abdul Kholik Arif, jurnalis senior Farid Gaban, budayawan Haqqi El-Anshori serta komunitas-komunitas kesenian setempat.
Acara ini juga diisi pemutaran film pendek Kekasihku Alaramki dan film dokumenter berjudul Mbah Sardjo dan lain-lain.
“Kalau kita mampu buat film yang kita tonton itu, mengapa kita tidak punya tempat pemutarannnya? Bioskop rakyat adalah momentum untuk menjadi subyek dalam kebudayaan, tidak cuma menonton secara pasif,” jelas Alex yang juga Wakil Ketua PP Lesbumi NU.
Dia mengatakan kalau NU punya sepuluh saja bioskop rakyat yang ada di Jawa ini, kampung menjadi dinamis, anak muda bergerak, aktivitas keseniannya terus berproses.
“Kalau kita bisa menyajikan film yang berkualitas, tak kalah bermaknanya dengan pengajian yang ada di masjid. Atau kita juga bisa ngomong, bioskop juga sama dengan majlis pengajian, jika filmnya bermutu. Lho, kita tentu bosen tho dengan sinetron yang tidak bener itu, mengapa diam saja,” katanya.
Saresehan ini juga digelar dalam rangka peringatan 50 tahun pengajian Sabtuan Al-Mansur yang diasuh KH Haidar. Beberapa Film juga diputar di halaman Pesantren Al-Mansur.
Penulis: Hamzah Sahal
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Kang Santri AI, Platform Kecerdasan Buatan Berbasis Literatur Pesantren Diluncurkan
6
Diskusi di UGM Memanas, Mahasiswa Semprot Budiman Sudjatmiko dan Kebijakan Prabowo
Terkini
Lihat Semua