Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan akan menerima Turki menjadi anggota Uni Eropa. Hal ini disampaikannya di hadapan para pemimpin Uni Eropa beberapa jam sebelum tiba di Ankara.
Turki sendiri mengawali negosiasi untuk bergabung dengan Uni Eropa pada 2005. Namun usaha Turki terganjal dengan isu hak asasi manusia dan penolakan negara itu terhadap keanggotaan Siprus.<>
Seperti dikutip Associated Press, Senin (6/4), Obama tiba Ahad malam disambut staf diplomat AS dan Menteri Ekonomi Turki Mehmet Simsek, sebelum masuk ke dalam limousine hitam.
Kunjungan Obama di Turki merupakan kemenangan diplomatik bagi negara itu. Pemerintahan AS sebelumnya terkesan meremehkan peran Turki.
Turki dikenal sebagai negara yang menjadi jembatan antara Barat dan dunia Muslim. Peran Turki dapat dirasakan dalam pembicaraan damai antara Israel dengan Syria dan Palestina.
Obama sendiri di hadapan para pemimpin Uni Eropa mengatakan, “Turki bisa menjadi pertanda positif bagi dunia Muslim.” (okz/nur)
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
6
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
Terkini
Lihat Semua