Panja BPIH Tinjau Persiapan Pelaksanaan Haji 2011
NU Online · Selasa, 28 Juni 2011 | 11:21 WIB
Jakarta, NU Online
Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Komisi VIII DPR RI akan meninjau langsung persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 1432 H/2011 M. Kegiatan yang dijadwalkan akhir bulan Juni sampai awal Juli 2011 ini akan memfokuskan pada pengawasan kesiapan pemondokan, transportasi, dan katering.
"Saya kira harus ditinjau, mungkin akhir bulan ini. Anggota Panja akan dibagi dua," kata Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Kadir Karding di Jakarta, Senin (27/6).
<>
Panja BPIH Komisi VIII DPR RI, menurut Karding, saat ini masih melakukan penyisiran indirect cost BPIH, sebagai salah satu upaya untuk mencari efisiensi BPIH tahun 2011.
"Kita masih mengkaji serius masalah penerbangan. Dari tiga maskapai itu Batavia, Saudi Arabian Airlines, dan Garuda penawarannya berbeda-beda. Kita akan mendiskusikannya dengan Kementerian Perhubungan juga," ujar politisi PKB ini.
Mengenai kemungkinan dipakainya acuan harga penerbangan dari Kementerian Perhubungan, Karding mengatakan ada kecenderungan harga dari Kementerian Perhubungan yang rata-ratanya 1.839 dolar AS akan dipakai. "Karena Kementerian Perhubungan mempunyai hitungan untuk ini," jelasnya.
Karding menambahkan, Panja BPIH juga masih mendalami komponen lainnya yakni pemondokan dan katering. Kementerian Agama sendiri mengaku sudah menyelesaikan penyewaan pemondokan di Mekkah sebanyak 93 persen yang berada sekitar 2.500 meter dari Masjidil Haram.
"Ya kita sulitnya di sana, sudah sejak awal menyewa sebelum ada pembahasan. Kita lihat saja nanti yang penting tidak ada penyalahgunaan," pungk<>as anggota DPR RI Dapil Jateng VI ini.end
Redaktur  : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
2
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
3
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Urutan Bulan Haram, Mana yang Pertama?
4
Sejumlah Pemberitaan Wafat KH A Wahid Hasyim di Media Massa
5
118 Hotel Siap Tampung 108 Ribu Jamaah Haji Indonesia Kloter Pertama
6
Gus Yahya Pilih Jaga Jarak atas Kasus Gus Yaqut, Tak Libatkan NU dalam Urusan Keluarga
Terkini
Lihat Semua