Pawai Enting-Enting Semarakkan Peringatan Maulid Nabi
NU Online · Jumat, 22 Agustus 2008 | 00:19 WIB
Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW 1429 Hijriyah di wilayah Pekalongan dan sekitarnya masih terus berlanjut, hingga Rabu (20/8) malam telah memasuki putaran ke 60. Putaran ke 61 dilaksanakan di Masjid Agung Al Jami kota Pekalongan Kamis (21/8) malam yang diprakarsai oleh Kapolwil Pekalongan.
Untuk menyemarakkan peringatan maulid, pihak panitia akan mengundang kalangan pelajar, masyarakat, TNI, Polri, pegawai di lingkungan pemkot, pasukan drum band untuk pawai berkeliling kota Pekalongan dengan membawa enting-enting (obor darililin yang ditutup kertas minyak).<>
Menurut Ketua Panitia kegiatan H Fajari Jazuli, pawai enting-enting ini merupakan pelestarian budaya yang telah mengakar di Pekalongan. Menurutnya, dahulu setiap ada kegiatan keagamaan pawai enting-enting selalu diadakan, karena ini merupakansimbol penerangan, yakni hijrahnya manusia dari zaman kebodohan menuju kepintaran, dari zaman kegelapan menuju terang benderang sebagaimana misi Rasululllah.
"Enting-enting ini merupakan simbol, karena sekarang telah ada penerangan listrik, jadi tradisi ini hanya sebagai pelestarian saja".
 Â
Acara utama berupa pembacaan maulid Simtud Duror akan dihadiri dari jajaran TNI, Polri, Pemkot Pekalongan, Batang dan Pemalang, juga para habaib, ulama, kiai serta tokoh masyarakat setempat.
Kalangan etnis Tionghoa, lintas agama hingga para pendeta dan pastur di wilayah Pekalongan dan sekitarnya dijadwalkan hadir di acara rangkaian peringatan maulid yang digagas Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya yang juga Rais Am Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah.
 Â
Menurut Fajari, kegiatan nanti malam di samping untuk memperingati hari kelahiran nabi, juga untuk peringatan Isra Mi'raj, tasyakuran 63 tahun Indonesia merdeka, sekaligus menyambut datangnya bulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba.
Rangkaian peringatan maulid akan diawali dengan pawai keliling kota Pekalongan kemudian pesta kembang api dan diakhiri dengan peringatan maulid di halaman masjid Agung Al Jami Kota Pekalongan. [miz]Â
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
3
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
4
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Khutbah Jumat: Jangan Hanya Meminta Hujan, Rawat Juga Alam
Terkini
Lihat Semua