Warta

PB PMII Serukan Kader Lebarkan Sayap di Kampus Umum

NU Online  ·  Ahad, 5 Juli 2009 | 07:20 WIB

Padang, NU Online
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyerukan semua kader untuk memperkuat eksistensi pergerakan dengan melebarkan sayap di kampus-kampus umum, selain menyolidkan gerakan di kampus berlatarbelakang agama Islam seperti IAIN.

Ketua Umum PB PMII Rodli Kailani saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus PMII Kota Padang, Sabtu (4/7) kemarin di Padang menegaskan PMII adalah organisasi untuk semua kalangan kampus. ”PMII ke depan harus masuk ke kampus umum,” katanya di hadapan sekitar 100 kader PMII Kota Padang.<>

Penegasan ini sekaligus menjawab kritikan PBNU terhadap eksistensi PMII yang belakangan ini dinilai kurang responsif terhadap garapan di kampus-kampus umum.

Kontributor NU Online Bagindo Armaidi Tanjung melaporkan, pelantikan dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat Prof DR Maidir Harun.

Maidir Harun dalam kesempatan itu menegaskan kembali hubungan NU dengan PMII. Menurutnya secara kultural PMII tetap menjadi bagian dari organisasi NU yang berfaham Ahlussunnah waljamaah.

“NU Sumatera Barat siap memfasilitasi kader PMII yang ingin mengekspresikan gerakannya. Bagi NU, PMII adalah kader mahasiswa yang berpahamkan Ahlussunnah waljamaah yang menjadi dasar bagi NU,” kata Maidir Harun.

Rodli Kailani menyatakan, dalam melebarkan sayap pergerakan PMII tetap harus mandiri dan menjaga netralitas organisasi. Berkaitan dengan pilpres 8 Juli 2009, PMII tidak akan mendukung salah satu capres/cawapres.

”PMII tetap menjaga independensi dan netralitas terhadap kepentingan tertentu. Kita tidak ingin PMII dimanfaatkan untuk kepentingan sesaat dan politik,” tegas Rodli.

Dikatakan, PMII mulai dari tingkat PB, Koorcab sampai ke tingkat rayon, harus tetap menjaga netralitas organisasi. PMII tidak akan mendukung salah satu capres/cawapres. Tidak ada yang berhak mengklaim PMII mendukung capres tertentu. “Mereka yang mengklaim berarti tidak bertanggungjawab,” katanya.

“Bagi kader PMII yang wajib itu adalah mensukseskan pilpres dengan menggunakan hak pilihnya. Kita menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Terutama kader PMII harus menggunakan hak pilihnya, karena pilpres merupakan langkah untuk memilih pemimpin bangsa Indonesia yang besar ini. Jangan ada yang golput,” kata Rodli.

Ketua PC PMII Padang Firdaus mengatakan, untuk mensosialisasikan penggunaan hak pilih pada pilpres 8 Juli, PMII Padang membagi-bagikan 2.000 stiker yang berisi imbauan untuk menggunakan hak pilih. (nam)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang