PBNU akan Dirikan Balai Kesehatan di Setiap PCNU
NU Online · Selasa, 15 Januari 2008 | 08:06 WIB
Satu lagi langkah maju dilakukan Nahdlatul Ulama (NU). Pengurus Besar NU akan mendirikan balai kesehatan di setiap pengurus cabang NU seluruh Indonesia. Kebijakan itu dibuat untuk melayani dan memenuhi kebutuhan kesehatan warga Nahdliyin (sebutan untuk warga NU) di daerah.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Lembaga Pelayanan Kesehatan NU, dr Syahrizal Syarif MPH PhD di sela-sela kunjungannya ke sejumlah puskesmas di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (14/1) kemarin.<>
Kebijakan tersebut, menurut Syahrizal, akan diikuti juga dengan upaya pendirian perguruan tinggi NU, terutama perguruan tinggi di bidang kesehatan, semacam akademi perawat dan akademi kebidanan.
“Saat ini, kita sudah punya Akademi Kebidanan NU di Tuban dan akan membangun perguruan tinggi sejenis di tempat lain,” kata alumnus Universitas Boston, Amerika Serikat itu.
Pihaknya bersama Departemen Kesehatan, kata Syahrizal, sejak 2006 lalu, telah menjalin kerja sama dengan 22 pondok pesantren se-Indonesia. Telah didirikan pula Pusat Penanggulangan Bahaya Narkoba dan Pusat Penanggulangan Tubercholosis berbasis pesantren.
Ia yang datang ke beberapa Pukesmas di Kabupaten Kediri bersama beberapa donor seperti LGSP, HSP dan MCC itu juga menjelaskan, ada empat strategi NU ke depan yang harus diterapkan. Yakni, NU harus bisa terlibat dalam setiap pengambilan keputusan penting, mendorong semua cabang untuk mendirikan balai kesehatan, memobilisasi komunitas dalam program pemberdayaan masyarakat dan terakhir adalah harus bisa mengubah perilaku warga.
“Saat ini, kita juga telah menjalin kerja sama dengan Departemen Agama untuk mengembangkan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di sejumlah tempat,’ ujar Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. (duta/sbh/rif)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua