Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan mengirimkan Al-Qur'an dan alat pengeras suara (TOA) untuk sejumlah pondok pesantren di Nangroe Aceh Darussalam, yang hancur di terjang Tsunami 26 Desember lalu.
Bantuan terdiri dari 1000 Al-Qur'an tanggung bergaris dengan ukuran 14 x 21 cm dan 400 alat pengeras suara merek TOA. Bantuan tersebut akan dikirimkan Senin (9/5) siang ini pukul 14.00 Wib dengan menggunakan angkutan darat. Al-Qur'an tersebut di cetak oleh CV Karya Insan Indonesia yang beralamat di Surabaya."Bantuan yang telah kesekian kali ini merupakan komitmen PBNU untuk membantu merehabilitasi pondok pesantren di NAD. Apa yang mereka butuhkan, PBNU akan mengupayakan bantuan, dan kali ini mereka membutuhkan itu, ya kita kirimkan," ungkap Wakil Bendahara PBNU, Drs. H. Sirodjul Munir, MSc kepada NU Online melalui sambungan telepon.
<>Dikatakan, Sirajul Munir bantuan tersebut diambilkan dari kas PBNU dan sumbangan dari para donatur yang komitmen terhadap upaya yang dilakukan PBNU sejak tragedi Tsunami menimpa masyarakat Aceh 26 Desember lalu. Khusus untuk sumbangan pengeras suara PBNU bekerjasama dengan harian Suara Pembaruan, yang mempercayakan bantuan tersebut melalui PBNU. "Bantuan tersebut akan di salurkan melalui PWNU NAD, dengan mekanisme yang diatur oleh mereka sendiri, karena mereka yang mengerti lapangan dan telah berpengalaman ketika menyalurkan bantuan dari PBNU sebelumnya," ujar Ketua Kanwil Pajak Jakarta Timur ini.
Sekadar di ketahui, sebelumnya PBNU juga sempat mengirimkan bantuan berupa hewan qurban, makanan, pakaian, uang, obat-obatan, ambulance dan membuat posko kemanusiaan yang hingga kini masih beroperasi, sebagai sentra operasional bantuan. Dipilihnya pesantren oleh PBNU sebagai sentra recovery paska bencana di Aceh, karena pola pendidikan pondok pesantren dinilai lebih lengkap dan komprehensip serta kompatibel dengan kebutuhan masyarakat Aceh yang Islami. (cih)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
6
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
Terkini
Lihat Semua