PBNU Pertemukan Ragam Kelompok di Afanistan
NU Online · Rabu, 13 Juli 2011 | 09:00 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul ulama akan mempertemukan kelompok-kelompok yang berkonflik di Afganistan. Pertemuan yang akan digelar dari tanggal 18-20 Juli 2011 ini merupakan upaya NU menyelesaikan konflik di antara mereka.
“NU mendapat kepercayaan dari masyarakat Afganistan untuk memfasilitiasi pertemuan kelompok pemerintah, ulama, masyarakat, partai politik, dan NGO,” kata KH Chalid Mawardi, salah seorang tim fasilitor, di Jakarta (12/7).
<>
Mawardi menjelaskan, pertemuan NU dengan kelompok-kelompok di Aganistan merupakan upaya ‘diplomasi kedua’ karena ‘diplomasi pertama’ menemui jalan buntu. “Ini waktunya masyarakat bersolidaritas, bekerja dengan gigih untuk kemanusian, karena tampaknya upaya pemerintah sulit diteruskan,” jelas Chalid, mantan Duta Besar RI dan mantan ketua Komisi I DPR.
Delegasi Afganistan yang datang ke Jakarta terdiri dari dua puluh kelompok, di antaranya mewakili Majlis Ulama Aganistan, unsure pemuda, partai politik, ulama sunni dan Syi’ah.
Sementar itu, Ichsan Malik, aktivis perdamaian yang juga tim fasilitator PBNU, mengingatkan, proses dialog yang difasilitasi NU harus berkelanjutan, telaten, dan dan sabar.
“Ini kepercayaan besar untuk NU, ada trus pada kita yang belum tentu diberikan pada pemerintah, militer, organisasi PBB. Jangan sampai hanya dilakukan sekali dua kali karena bukan mustahil bisa nambah runyam. Sejarah agganistan itu sejarah perang, tidak ada sejarah integrasi, apalagi sejarah membangun,” jelas Ichsan Malik, mantan fasilitator gerakan Baku Bae di Ambon.
Penulis: Hamzah Sahal
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua