Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Madura, Jawa Timur mengharamkan perayaan Hari Kasih Sayang ("Valentine Day") yang lazim dilakukan kaum muda sekarang.
"Kegiatan tersebut lebih mengarah pada hura-hura yang sifatnya kurang bermanfaat dan sebagian sudah mengarah pada perbuatan maksiat. Kegiatan seperti itu sudah layak diharamkan. Kami mengimbau kaum muda Islam jangan merayakannya," kata Ketua PCNU Sumenep, K.H. Abdullah Cholil di Sumenep, Kamis (11/2).<>
Menurut Abdullah, kegiatan perayaan Hari Kasih Sayang yang sudah mengarah pada perbuatan maksiat adalah jalan-jalan atau "berduaan" dengan lawan jenis.
"Jujur saja, kami prihatin dengan kondisi sebagian kaum muda Islam sekarang ini. Pada Hari Kasih Sayang yang jelas-jelas bukan budayanya, mereka tanpa diperintah merayakannya. Mereka seharusnya lebih punya kesadaran untuk merealisasikan ajaran agama, seperti tidak berduaan dengan lawan jenis sebelum menikah," katanya.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk mencegah anak-anaknya merayakan Hari Kasih Sayang.
"Saat ini, fungsi pengawasan yang dilakukan sebagian orang tua pada anak-anaknya memang terlalu longgar dengan alasan tuntutan zaman, sehingga hal-hal yang seharusnya dilakukan justru tidak dilaksanakan oleh anak-anak. Sementara hal-hal yang kurang bermanfaat dan cenderung maksiat, malah dilakukan dengan sepengetahuan orang tua," katanya. (min)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua