Pemerintah Gunakan Vaksin Meningitis Produk Itali
NU Online · Kamis, 29 Juli 2010 | 10:02 WIB
Pemerintah menetapkan penggunaan vaksin meningitis produksi pabrik asal Itali, Novartis, pada musim haji kali ini. Keputusan ini dikeluarkan setelah registrasi atau izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sudah keluar.
"Kemarin (28/7) sudah keluar registrasinya," kata Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih, kepada wartawan di Gedung YTKI, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (29/7). Menurut Menkes, pihaknya sudah memproses pengadaan vaksin tersebut dengan mengalokasikan dana baru.<>
"Dana awal sebesar Rp 20 miliar telah digunakan untuk membeli vaksin meningitis produksi GlaxoSmithKline (GSK) asal Belgia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkirakan dana pengadaan vaksin meningitis baru mencapai Rp 60 miliar," terang Endang.
Dalam pengadaan vaksin meningitis tahun ini, pemerintah tidak perlu membayar kompensasi kepada pihak GSK. Vaksin meningitis dari GSK, lanjutnya, akan tetap digunakan oleh pemerintah.
"Kita pakai semua, tidak ada pembatalan (pembelian). Mungkin akan kita sumbangkan ke negara yang membutuhkan atau mungkin juga ditukar dengan produk lainnya," jelasnya. (ful)
Terpopuler
1
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
2
Khutbah Jumat: 6 Teladan Nabi Yahya bagi Generasi Muda
3
Khutbah Jumat: Krisis Integritas, Ketika Dosa Dianggap Biasa
4
Khutbah Jumat: Menjaga Makanan Halal, Menjaga Keberkahan Hidup
5
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
6
Karhutla Belum Reda, Rais Aam PBNU Ajak Masyarakat Terus Berdoa agar Musibah Segera Berakhir
Terkini
Lihat Semua