Nasional HAJI 2026

Dalam Sehari, 18-19 Kloter Jamaah Haji Tiba di Madinah

NU Online  ·  Selasa, 28 April 2026 | 14:00 WIB

Dalam Sehari, 18-19 Kloter Jamaah Haji Tiba di Madinah

Jamaah haji asal Mataram tiba di Bandara Madinah, Senin (27/4/2026). (Foto: MCH 2026)

Madinah, NU Online

Sebanyak 94 kloter dengan total 36.544 jamaah haji Indonesia memasuki Madinah per Senin (27/4/2026) malam. Hingga pukul 00.00 WAS nanti akan mencapai 18 kloter, dengan estimasi membawa sekitar 7.000 jamaah.


Kepala Daker Bandara Abdul Basir mengungkapkan, hingga saat ini, ritme kedatangan jamaah di Bandara Madinah masih berjalan pada level normal. Menurut dia, rata-rata intensitas pendaratan berada di angka maksimal 18 hingga 19 kloter per harinya. Namun, petugas di lapangan telah bersiap untuk menghadapi lonjakan pergerakan pesawat.


"Perkiraan puncak kedatangan nanti kayaknya di tanggal 6 dan tanggal 7 Mei ya, sehari ada sekitar 21 kloter," ungkap Basir.


Di tengah kelancaran tersebut, ada dinamika operasional pada jamaah asal Kabupaten Malang yang berangkat dari Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 16. Kloter tersebut tertahan di Bandara Kualanamu (KNO) karena ada kendala teknis pada pesawat berkode SV-5323.


Pesawat yang membawa kloter tersebut berangkat dari Bandara Juanda pada Ahad (26/4/2026) pukul 07.05 WIB dan mendarat di bandara Kualanamu pada pukul 10.15. Penerbangan dari Bandara Kualanamu ke Madinah akan dijadwal ulang.


Sementara kloter 17 dan 18 dari embarkasi yang sama, tiba dengan selamat di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz Madinah, pada Senin (27/4) pukul 01.55 dan pukul 06.10 Waktu Arab Saudi.


Seluruh jamaah yang tiba, kata dia, langsung diarahkan menuju 38 hotel di Kawasan Markaziyah, area ring satu yang berdekatan dengan Masjid Nabawi.


Pemerintah memberikan peringatan keras kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak melakukan pungutan biaya dalam bentuk apa pun atau menawarkan paket wisata tambahan yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah jamaah.


"Fokus utama jamaah adalah beribadah dan menjaga kebugaran fisik menuju puncak haji. Kami meminta jamaah tidak segan melaporkan jika menemukan adanya pungutan liar," tegasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang