Peringati 40 hari Gus Dur Pesantren Ciganjur Luncurkan Testimoni
NU Online · Sabtu, 6 Februari 2010 | 07:21 WIB
Dalam rangka mengenang 40 hari meninggalnya Pengasuh Pesantren Ciganjur KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), santri-santri Pesantren Ciganjur meluncurkan buku Gus Dur yang Kiai. Buku ini berisi testimoni-testimoni dari para santri Pesantren Ciganjur.
Buku dengan tebal 220 halaman yang terdiri dari tiga bab ini rencananya akan dibagikan dalam acara doa bersama, Ahad malam (7/2) di kediaman Gus Dur, Komplek Pesantren Ciganjur, Jl. Warung Silah No. 10 Jakarta selatan.<>
Menurut Lurah Pesantren Ciganjur, Budi Suhariyanto, buku ini merupakan ekspresi penghormatan dan rasa terima kasih dari para santri Pesantren Ciganjur kepada pengasuhnya. Melalui buku ini, para santri menuangkan kesan dan pengalaman mereka terhadap Gus Dur.
"Kesan-kesan dan berbagai pengalaman yang tertuang di dalam buku ini cukup beragam. Kebanyakan kesan diungkapkan dengan mengunakan kata ganti orang pertama (Aku). Meski sangat subjektif, namun buku ini dapat menjadi sebuah jendela untuk mengenali sosok diri Gus Dur sebagai seorang ulama," tutur Mustiko salah seorang santri yang turut menulis dalam buku ini. (min)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
4
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
5
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua