Untuk pertama kalinya, peringatan Maulid Nabi Muhammad 1430 H diselenggarakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, Ahad malam (12/4). Acara yang dihelat Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta itu bertempat di pelataran masjid kampus UGM.
Kontributor NU Online Ahmad Musthofa Haroen melaporkan lebih dari seribu jamaah yang hadir khusyuk mengikuti lantunan bacaan Simthud Dlurar yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo.<>
Dalam sambutannya, Ketua KMNU UGM M Zaki Almuntadzar menandaskan, KMNU UGM merasa perlu untuk menjalin tali silaturahim antar warga NU baik dengan yang di dalam atau luar kampus.
“Semoga acara ini tidak sebatas simbol semata, tapi bisa memicu keistiqamahan kami untuk memperjuangkan ahlussunnah wal jamaah dan pengabdian pada masyarakat.”
Senada dengan Zaky, Prof Dr Maksum, Ketua PWNU Yogyakarta (Pjs.) mewakili Pembina KMNU, memastikan peringatan maulid ini sebagai muqaddimah. “Insya Allah akan ada terusannya. Ini murni mahasiswa yang punya inisiatif,” katanya.
Prof Maksum menambahkan, banyak akademisi UGM yang sebenarnya warga NU (nahdliyin) sembari menyebut beberapa nama ilmuwan UGM yang populer di mata publik UGM.
Menanggapi terselenggaranya acara tersebut, Fauzi, Santri Pesantren Al Munawwir Krapyak menyatakan kegembiraannya. “Saya senang sekali akhirnya ada acara seperti ini di UGM. Saya pasti datang kalau mau dibikin rutin bulanan,” ujarnya.
Jama’ah yang hadir malam itu cukup beragam. Sejumlah elemen mahasiswa yang hadir antara lain Jama’ah Shalahuddin, KAMMI, PMII, IMM, dan GMNI. Tak hanya mahasiswa, santri-santri dari berbagai pesantren di Yogyakarta dan masyarakat umum juga turut serta.
Sementara itu sejumlah pengurus PWNU Yogyakarta, ulama, dan tokoh sesepuh juga hadri dalam acara tersebut. Di antaranya, KH Azhari Abta, KH Abdul Muhaimin, KH Aly As’ad, dan KH Zuhdi Muhdlor. (nam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua