Jakarta, NU Online
Pesantren adalah di antara sedikit institusi yang ada di masyarakat yang menggerakkan dan merawat bahasa ibu. Pesantren merawatnya dengan bahasa lisan sebagai pengantar juga dalam bahasa tulis sebagai karya.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Sekretaris PBNU Abdul Mun’im DZ, di gedung PBNU, Rabu, (22/2), ketika ditemui NU Online terkait pesantren dan penggunaan bahasa ibu para santri.
<>
“Misalnya bahasa Jawa itu. Sekarang kan tidak ada pendidikan resmi yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar, kecuali pesantren. Kemudian pesantren di Sasak menggunakan bahasa lokal Sasak, di Minang menggunakan bahasa Minang, di Madura, di Sunda, di Bugis. Semua menggunakan bahasa lokal masing-masing,” ujarnya.
Abdul Mun’im melanjutkan, hal itu disebabkan pesantren sangat sadar bahwa pikiran bisa diungkap dengan baik hanya dengan bahasa ibu. Orang yang bisa bahasa Arab atau Inggris tidak akan bisa menyampaikan perasaaan sedalam dan seintensif bahasa ibu.
Selain itu, kata Mun'im, menjaga bahasa ibu adalah seruan agama. “Kan ada tuh, Rasulullah menganjurkan dakwah dengan lisan kaumnya. Para kiai juga dakwah dengan lisan kaumnya. Bilisani qaumihi, ya itu tadi, kalau di Jawa, ajaran disampaiakan bahasa Jawa, di Sunda ya bahasa Sunda. Bilisani qaumihi itu perintah agama!” paparnya.
Lebih jauh, penggunaan bahasa ibu, merupakan bagian dari pelestarian bahasa-bahasa daerah. Hal itu itu sangat penting untuk memperkaya dan menunjang bahasa Indonesia.
“Bahasa Indonesia menjadi lebih baik dan kaya daripada bahasa Melayu di Malaysia misalnya, karena ditunjang dari bahasa daerah,” tambahnya.
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua