Pidato Rais Aam Gunakan Fasilitas Teleconference
NU Online · Sabtu, 12 Januari 2008 | 06:12 WIB
Pidato Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sahal Mahfudz pada puncak peringatan Hari Lahir ke-82 NU akan menggunakan fasilitas teleconference (pembicaraan jarak jauh).
Menurut rencana, ada enam pengurus wilayah NU yang dapat mengikuti secara langsung acara yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 3 Februari mendatang itu. Keempat PWNU itu, antara lain, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat.<>
“Masing-masing PWNU akan membuat acara yang menghadirkan massa NU di stadion provinsi masing-masing. Dengan teleconference ini, warga NU di sejumlah ibu kota provinsi lain bisa mengikuti dan mendengarkan pidato dari Rais Aam,” ujar Sekretaris Panitia Pelaksana Harlah ke-82 NU, Anas Taher, beberapa waktu lalu.
Melalui fasilitas teleceonference itu pula akan digelar dialog interaktif antara Presiden dengan warga Nahdliyin (sebutan untuk warga NU) di masing-masing provinsi. “Misalnya, PWNU Jatim bisa menceritakan tentang kondisi warga NU kepada Presiden,” kata Anas.
Selain itu, pihak panitia juga sedang mengusahakan adanya siaran langsung puncak peringatan harlah tersebut sehingga bisa disaksikan warga Nahdliyin di seluruh Indonesia.
Diikuti Ratusan Ribu Massa
Tak tanggung-tanggung. Diperkirakan, sebanyak 300 ribu warga Nahdliyin akan memenuhi stadion kebanggaan bangsa Indonesia itu. Mereka datang dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Selain itu, pada hajatan akbar yang bakal dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, akan ditampilkan pula beragam acara lain, seperti, atraksi spektakuler para pendekar Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa, parade marching band dari Tarakanita dan Pondok Pesantren Darunnajah. Pun, manuver terjung payung hingga konser dangdut Soneta Group pimpinan Raja Dangdut Rhoma Irama. (mkf)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua